Tentang Gangnam Style dan Ideologi Soekarno

Bookmark and Share
Gangnam Style adalah manifestasi dari ungkapan Bung Karno : "Berkebudayaan dalam Kepribadian", kebudayaan adalah prinsip ketiga dari Trisakti.

Sebuah negara yang memiliki peradaban besar harus memiliki tiga hal itu :
1. Berdikari dalam Politik
2. Berdikari dalam Ekonomi
3. Berkepribadian dalam Berkebudayaan.

Budaya adalah alam pikir bawah sadar sebuah bangsa. Budaya itu meliputi banyak soal seperti Bahasa, Sastra, Teater, Film, Lagu dan segala jenis produk Rasa Manusia. Bung Karno pernah berkata pada sebuah pertemuan yang dihadiri Gubernur DKI Henk Ngantung. "Sebuah bangsa besar harus melahirkan budayanya, untuk itulah aku membangun Monumen Nasional, dengan lapangan besarnya, sebagai lapangan besar kebudayaan".

Memang kebudayaan tidak boleh lahir negara, kebudayaan harus lahir dari gejolak di masyarakatnya, namun negara harus menjadi motor atas idealisme-idealisme itu, hal yang paling penting atas tumbuhnya budaya adalah "Mengenal Diri Sendiri, Mengenal Bangsa Sendiri".

Saat ini Korea Selatan mampu menginvasi Amerika Serikat dan seluruh dunia dengan produk budayanya yang merupakan gejolak dalam diri masyarakat Korea Selatan, kelak Indonesia harus mampu juga mengintervensi dunia dengan kebudayaan. Kita bangsa yang amat besar dalam berkesenian, Indonesia besar dalam kebudayaan tampaknya tinggal tunggu waktu.

Tapi yang pertama kali, sekali lagi yang pertama kali kalau kita ingin menjadi bangsa besar, maka kita harus menghormati bahasa Indonesia, biasakanlah berbahasa Indonesia dan banggalah dengan bahasa Indonesia. Bahasa ini merupakan salah satu bahasa-bahasa besar dunia, bila bahasa Indonesia sudah menyebar dan dijadikan rujukan dunia, maka menguasai dunia dengan kebudayaan hanya tinggal tunggu waktu. 

sumber:  Anton DH Nugrahanto

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar

terimakasih , anda telah berkomentar dengan sopan..